Sebagai sebuah organisasi yang beranggotakan alumni, IA-SMKIN GO telah memiliki perwakilan–perwakilan di berbagai daerah (koordinator wilayah) sebagai perpanjangan organisasi sesuai wilayahnya yang bertujuan untuk mengakomodasi kepentingan alumni sesuai tujuan dan program kerja organisasi agar bisa diterima langsung oleh alumni. Perwakilan-perwakilan (koordinator wilayah) tersebut terdiri dari Koordinator Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Cikampek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo dan Surabaya.

Senin, 07 Juni 2010

Maintenance Juli 2010

Readmore »

Senin, 29 Maret 2010

Kiat Lolos dari Tes Wawancara



Banyak orang merasa cemas ketika akan menjalani wawancara kerja. Memang, sebelum dan saat menjalaninya lazim ada tingkat kecemasan yang menganggu. Tentu saja, tingkatan itu berbeda pada setiap orang. Ada orang yang bisa mengendalikan kecemasannya, ada yang terjebak bahkan gugup tak bisa apa-apa. Anda bagaimana?Jika Anda merasakan kecemasan luar biasa sehingga tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik saat wawancara, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar bisa tenang
atau setidaknya tak terlampau tegang. Berkurangnya ketegangan bisa membantu mendapatkan percaya diri yang lebih tinggi. Banyak Berlatih. Suasana asing saat menjalani wawancara atau interview kerja bisa Anda kurangi jika Anda berlatih wawancara sesering mungkin. Latihan demi latihan yang Anda jalani membuat Anda lebih siap dan semakin tahu apa yang harus dilakukan dan dikatakan dalam sebuah interviu. Dengan cara ini, Anda juga jadi lebih tahu kekurangan diri yang lain kali bisa dihindari ataumalah kelebihan yang bisa ditingkatkan. Melakukan Banyak Persiapan. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin sebelum menjalani interview kerja. Persiapan yang
dilakukan meliputi pengetahuan, kemampuan, serta penampilan Anda. Semakin baik Anda mempersiapkan diri semakin besar pula kemungkinan Anda bisa menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan pewawancara dengan keyakinan penuh. Bagian awal dari wawancara merupakan saat yang penting. Jika Anda pada bagian tersebut sudah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keyakinan tinggi, rasa percaya diri Anda juga akan semakin meningkat. Sebaliknya. jika di bagian awal wawancara kerja Anda sudah
merasa serba salah dan cemas, semakin lama semakin sulit Anda menjawab pertanyaan
pertanyaan selanjutnya dengan baik. Saat melakukan persiapkan, yakinkan diri tentang tiga hal:
1.Anda bisa melakukan pekerjaan tersebut;
2.Anda bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang akan diberikan
3.Anda bisa melakukan semuanya dengan baik.

Jangan berpikir pekerjaan itu merupakan yang terbaik. Ketika Anda berpikir bahwa pekerjaan yang sedang berusaha Anda dapatkan ini merupakan yang terbaik dan kesempatan hanya datang sekali, tingkat kecemasan yang dirasakan justru akan meningkat. Tak perlu memberikan penilaian yang berlebihan sebelum Anda benar-benar tahu dan memulai pekerjaan tersebut. Anda belum tentu akan menyukai pekerjaan yang bahkan belum Anda lakukan. Selain itu, kesempatan yang lebih baik bisa saja datang kepada Anda di lain waktu. Jadi, lebih baik bersikap tenang dan santai. Tak perlu menjawab dengan jawaban sempurna. Memikirkan suatu jawaban yang sempuma saja tentu sudah membuat seseorang "pusing", belum lagi jika Anda berusaha mendapatkan
jawaban tersebut secara spontan saat pertanyaannya dilontarkan. Hal ini justru akan meningkatkan kecemasan Anda. Padahal, apa yang menurut Anda sempurna belum tentu
dianggap seperti itu oleh si pewawancara. Cukup siapkan jawaban yang berisi poin-poin
penting yang ingin Anda sampaikan. Jangan rendah diri. Kecemasan justru bisa semakin meningkat saat pikiran-pikiran rendah diri memenuhi benak Anda. Hindari pikiran-pikiran negatif seperti "saya tak cukup pintar" atau "saya kalah hebat dibandingkan kandidat yang lain". Akan lebih baik apabila Anda memusatkan perhatian pada kelebihan-kelebihan yang Anda miliki. Jangan memenuhi pikiran Anda dengan persainganpersaingan yang tak mungkin bisa diubah.

Nah, kini Anda telah siap, kan?

Readmore »

Sabtu, 27 Maret 2010

MARAH

Di tengah kemelut kehidupan yang dapat menjerumuskan kita ke jurang
stres, konon sering marah-marah, bukanlah pertanda baik. Berbahaya bagi
kesehatan. Begitu cerita kebanyakan orang. Punya pemimpin yang sering
marah-marah tidak keruan juga menyebalkan.

Pendapat umum ini dibantah Stanley Bing, penulis buku Sun Tzu was a
sissy. Bing, kolomnis di majalah Fortune, memang gemar menulis buku
kontroversial. Menurut Bing, marah itu sangat diperlukan dalam manajemen.

Kalau seorang pemimpin marah, artinya dia terusik dan gusar oleh sesuatu
hal. Sekaligus membuktikan bahwa ia eling atau sadar karena ada yang
tidak beres dan perlu dikoreksi. Pemimpin yang tidak pernah marah sama
dengan pemimpin acuh tak acuh. Itu menurut Bing.

Marah membangkitkan energi yang luar biasa. Pemimpin yang marah biasanya
segera melakukan perubahan, peremajaan, dan perbaikan. Artinya, pemimpin
marah memungkinkan terjadinya perubahan lebih cepat dan berarti.

Dalam hal yang satu ini, saya rada setuju. Kita kan sering melihat
betapa pemimpin kita kerjanya cuma basa-basi, klemar-klemer, tidak
melakukan gebrakan apa pun. Tapi berbahaya juga kalau kita punya
pemimpin yang pemarah atau mudah marah tanpa sebab.

Barangkali salah satu pemimpin kita yang legendaris dalam hal marah ini
adalah Bang Ali, bekas Gubernur Jakarta. Pernah ada cerita...beliau
sedang naik mobil, dan jalanan macet semrawut gara-gara ada tukang becak
yang seenaknya mengendarai becaknya. Bang Ali tidak segan-segan turun
dan memarahi tukang becak itu.

Masih banyak lagi cerita tentang marahnya Bang Ali. Kenyataannya...di
bawah kepemimpinan Bang Ali, Jakarta maju pesat. Jadi, teori Stanley
Bing ada benarnya juga.

Dr. Stephen Diamond menulis di bukunya yang sangat kontroversial, Anger,
Madness, and Daimonic: The Psychological Genesis of Violence, Evil, and
Creativity, bahwa marah adalah emosi yang paling bermasalah. Namun ada
korelasi sangat kuat antara marah dan kreativitas.

Menurut dia, marah dan kreativitas sering bersumber pada hal yang sama.
Hanya saja, marah memiliki potensi destruktif lebih besar. Orang-orang
berbakat dan genius umumnya memiliki naluri sangat tajam untuk
menyalurkan energi ini, agar tidak merusak dan mengubahnya menjadi
sebuah upaya yang konstruktif.

Ketika kita dilanda krisis moneter lima-enam tahun lalu, teman saya suka
berseloroh. Katanya, "kita butuh pemimpin seperti Bang Ali, yang berani
marah. Bukan pemimpin yang mudah marah dan ngambek. Atau pemimpin yang
suka marah-marah tidak keruan."

Dr. Stephen Diamond menulis bahwa beberapa artis seperti Van Gogh dan
Picasso, konon, memiliki kehidupan yang penuh amarah dan kekerasan.
Barangkali benar bahwa energi yang sama mereka salurkan juga ke dalam
karya-karya lukisan mereka. Hasilnya memang luar biasa.

Untuk membuat seekor kuda berlari, biasanya ada dua cara populer. Dengan
cemeti atau hadiah wortel. Menurut Stanley Bing, marah bisa menjadi
cemeti yang kreatif. Membakar semangat para eksekutif agar terus
bersemangat dan mengadakan perubahan.

Tulisan ini tentu saja tidak mengajak Anda untuk marah-marah di kantor.
Juga bukan pembenaran tindakan marah-marah. Melainkan sebagai upaya agar
kita lebih peka menghadapi lingkungan kantor.

Pesan saya, kalau ada yang tidak beres, jangan takut untuk mengadakan
perubahan. Dan kalau perubahan itu menuntut Anda marah, silakan saja.
Kadang-kadang marah itu sangat perlu.

Marah sebagai terapi manajemen memang antibudaya. Budaya kita
mengajarkan agar selalu santun dan bersabar. Namun, untuk menerobos
sebuah kemapanan yang buntu dan berkarat, marah bisa saja menjadi
antibudaya yang dibenarkan. Asal jangan asal marah.

*"Marahlah Dengan Bijaksana"*



Readmore »

Minggu, 14 Maret 2010

Tips Umum Menulis Surat Lamaran

Tips Umum Menulis Surat Lamaran

Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda.

1. Kesan Individual
Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda.

Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara.

Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.

2. Singkat dan Padat
Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.

Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.

3. Rapi dan Bersih
Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.

Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.

4. Isi
Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:

  • Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.
  • Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.
  • Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.
  • Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".

5. Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan". (tmps)




Readmore »

Tips & Trik Membuat/Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae atau Resume)

Format Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup atau sering disebut Resume, di setiap negara berbeda-beda. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan, pandangan politik, juga aturan main yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto, status perkawinan, tempat dan tanggal lahir.

Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya, dalam membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup, justru wajib mencantumkan status perkawinan, tempat dan tanggal lahir, serta melampirkan foto.

Berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup, atau Resume untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal, nasional, maupun internasional).

A. Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume, Daftar Riwayat Hidup)

1. Identitas (Data Pribadi)

Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti : Nama Lengkap, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Agama, Status Perkawinan, Tinggi dan Berat Badan, Alamat Lengkap, Telepon & HP, serta e-mail (bila ada).
Khusus untuk e-mail, sebaiknya anda memilikinya. Jika tidak memilikinya, anda dapat membuat alamat email di Gmail, Yahoo, atau Hotmail (silakan klik) atau yang lainnya.

2. Pendidikan

Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

3. Kemampuan

Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

4. Pengalaman kerja

Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut.
Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

5. Pengalaman Organisasi (bila ada)

Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

6. Referensi Kerja (bila ada)

Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).

7. Pengalaman lain yang menunjang (bila ada)

Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. Jadi bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 7 ini.

B. Kertas, Huruf, Foto, Dokumen Pendukung

1. Gunakan kertas putih polos

CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.

2. Diketik dengan huruf standar surat resmi

CV jangan ditulis tangan, namun diketik. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Arial atau Times New Roman.

3. Foto terbaru

Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi).

4. Dokumen pendukung

Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (resume), seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).
Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.
Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. Namun, seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda "terpaksa" melampirkannya.
Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.


Beberapa Saran Penting

Jujur, Jangan Berbohong

Ingat, jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.

Jumlah Halaman

Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah.
Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.

Tata Bahasa, Tanda Baca, dan Ejaan

Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia.
Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin, maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.

Eksplisit (Gamblang, Jelas)

Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.
Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan, anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila - Jakarta.

Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna

CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis.
Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.



Readmore »

Sabtu, 13 Maret 2010

KITA SERING MENDENGAR ISTILAH WAP

WIRELESS APPLICATION PROTOCOL (WAP)
Internet, sejak pertengahan tahun 1990-an hingga kini, telah
mengubah cara kita berkomunikasi dan berinteraksi. Internet
memungkinkan terjadinya pertukaran informasi secara cepat dalam
lingkup yang global, yaitu dunia. Informasi kemudian menjadi wilayah
publik, dapat diakses dari manapun.
Perkembangan sistem komunikasi personal nirkabel (wireless)
yang pesat telah membangkitkan gagasan-gagasan tentang akses internet
dan informasi dari perangkat komunikasi personal nirkabel dengan
tingkat mobilitas tinggi. Bagaimana bisa? Teknologi Wireless Aplication
Protocol (WAP) merupakan sinergi dari kombinasi internet dan dunia
komunikasi nirkabel.

Apa itu WAP ?
Wireless Application Protocol (WAP) merupakan protokol bagi
perangkat-perangkat nirkabel yang menyediakan layanan komunikasi
data bagi pengguna, baik dalam bentuk yang berhubungan dengan
telekomunikasi maupun aplikasi-aplikasi berorientasi internet.
Struktur WAP mengadopsi topologi layer-layer yang ada pada
Internet Protocol (model TCP/IP). Ini terkait dengan tujuan dibuatnya
WAP, yaitu memberikan akses internet bagi alat komunikasi mobile
nirkabel.
Protokol mengatur bagaimana format paket data dan layananlayanan
terhadap paket data pada setiap layer, bagaimana suatu layer
memberikan layanan kepada layer lain yang berada di atasnya.
Mengembangkan Aplikasi WAP
Pengembangan aplikasi WAP dilakukan dalam suatu
lingkungan kerja yang disebut Wireless Application Environment
(WAE). Inti dari WAE ini terdiri dari Wireless Markup Language
(WML) dan Wireless Markup Language Script (WMLScript).
Untuk menjangkau dunia internet, sebuah ponsel dengan
teknologi WAP harus berjalan via WAP Gateway. WAP Gateway ini
bertindak sebagai perantara, menghubungkan jaringan mobile dan
internet dengan menerjemahkan Hypertext TransferProtocol (HTTP)
menjadi Wireless Session Protocol (WSP).
Web server melayani permintaan dari user melalui ponsel untuk
sebuah aplikasi WAP. Hubungan ini dilakukan melalui perantara WAP
Gateway. Aplikasi dalam WAP dibentuk dalam format WML. Untuk
menjalankan suatu aplikasi WAP, sama halnya dengan internet biasa.
Kita tinggal mengetikkan URL yang dikehendaki, misalnya :
http://ikatanalumnismknegeri1gombong.blogspot.com/ Karena itu, untuk membuat aplikasi WAP yang kita butuhkan adalah sebuah web server untuk menangani
permintaan user akan aplikasi WAP, misalnya Apache, Microsoft
Internet Information Service (IIS), ataupun PWS (Personal Web Server).
WML merupakan bahasa mark-up yang berbasis pada
Extensible Markup Language (XML). WML adalah analogi dari HTML
yang berjalan pada protokol nirkabel. Tag-tag pada WML mirip dengan
tag-tag yang ada pada HTML .
Data WML terstruktur dalam bentuk koleksi kartu atau card.
Sebuah koleksi card disebut deck. Tiap deck tersusun dari isi yang
terstruktur dan spesifikasi navigasi. Pengguna melakukan navigasi
dalam susunan card, melihat isi tiap card, mengisi informasi yang
dibutuhkan, membuat pilihan dan bernavigasi ke card selanjutnya atau
kembali ke card sebelumnya.
Dalam HTML, user interface ditampilkan dalam bentuk
halaman-halaman hypertext. Navigasi dilakukan pengguna dalam cardcard
tersebut seperti halnya navigasi pada halaman-halaman HTML di
mana dalam card pada suatu deck dapat memiliki hyperlink ke card yang
lain.
Jika WML merupakan analogi dari HTML pada media
nirkabel, maka WMLScript merupakan analogi yang tepat dari
JavaScript. WMLScript, seperti halnya JavaScript, berjalan pada sisi
client (client side scripting). Bedanya, WMLScript tidak dpat
ditempatkan menjadi satu dengan halaman WML yang menggunkan
fungsi-fungsi dari WMLScript.
Fungsi-fungsi WMLScript yang akan digunakan oleh halaman
WML ditempatkan dalam file yang terpisah. Pemisahan ini memberikan
suatu keuntungan, yaitu dalam fokus pembuatan aplikasi. Jika kita
bekerja dengan halaman WML, maka kita hanya berfokus pada isi atau
user interface halaman yang kita inginkan. Dengan WMLScript, kita
berfokus pada pembuatan prosedur atau fungsi dari logika
pemrograman.
Aplikasi WML yang kita buat dapat diakses menggunakan
browser ang disebut dengan user agent (UA). UA mendownload
halaman WML dan atau WMLScript yang dibutuhkan dan merender
halaman tersebut. Hasil render halaman WML amat bergantung pada
tipe perangkat yang digunakan. Dan tampilan yang diperoleh mungkin
berbeda antara ponsel dengan kemampuan grafis yang baik dengan yang
hanya mendukung modus teks.


Readmore »

Jumat, 12 Maret 2010

Dua Jenis Pikiran

Pada masa kini, umumnya manusia masih sering dihargai karena kecerdasan otak (akal)-nya. Jauh sebelumnya, yang mempunyai otot (okol) yang kuat adalah yang disanjung-sanjung. Tetapi seirama dengan kesadaran akan pentingnya kecerdasan yang lain, misalnya kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual (SQ), maka kecerdasan akal (IQ) jadi bukan segala-galanya. Bahkan mengutip pendapat para pakar, Robert K Cooper & Ayman Sawaf mengatakan, “Jika kekuatan yang mendorong kecerdasan dalam dunia usaha abad ke-20 adalah IQ, maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak di penghujung abad ke-21, yang akan lebih berperan adalah EQ, dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait”.
Kecerdasan Akal (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ), keduanya bekerja menjadi mesin penggerak langkah manusia. Yang pertama bekerja atas dasar dorongan pikiran rasional, sedangkan yang kedua bekerja atas dorongan pikiran emosional. Dalam artian yang sesungguhnya, manusia memiliki dua jenis pikiran, yakni yang satu berpikir dan yang satu merasa.
Kedua jenis pikiran tersebut mempunyai cara pemahaman yang secara fundamental berbeda serta bersifat saling mempengaruhi dalam membentuk kehidupan mental manusia. Mengenai pikiran rasional, adalah model pemahaman yang lazimnya kita sadari: lebih menonjol kesadarannya, bijaksana, mampu bertindak hati-hati dan merefleksi. Akan tetapi, bersamaan dengan itu ada sistem pemahaman yang lain: yang impulsif dan berpengaruh besar, dan kadang-kadang tidak logis, yaitu pikiran emosional.
Perbedaan atas dua jenis pikiran, yaitu emosional dan rasional, kurang lebih sama dengan istilah awam antara “hati” dan “kepala” atau akal. Mengetahui sesuatu itu benar “di dalam hati” merupakan tingkat keyakinan yang berbeda (yang entah bagaimana merupakan kepastian yang lebih mendalam) daripada menganggapnya benar dengan menggunakan akal.
Kedua jenis pikiran tersebut, yang emosional dan yang rasional, pada umumnya bekerja dalam keselarasan yang erat, saling melengkapi dengan cara masing-masing yang amat berbeda dalam mencapai pemahaman guna mengarahkan kita menjalani kehidupan ini. Biasanya terjadi keseimbangan antara pikiran emosional dan pikiran rasional; emosi memberikan masukan dan informasi kepada proses pikiran rasional, dan pikiran rasional memperbaiki dan terkadang memveto masukan-masukan emosi tersebut. Namun, pikiran emosional dan rasional meru-pakan kemampuan-kemampuan yang semi-mandiri; masing-masing mencerminkan kerja jaringan sirkuit yang berbeda, namun salinng terkait di dalam otak.
Di dalam banyak atau sebagaian besar peristiwa, pikiran-pikiran ini terkoordinasi secara istimewa; pikiran sangat penting bagi perasaan. Tetapi bila muncul nafsu, keseimbangan itu goyah: pikiran emosionallah yang menang serta menguasai pikaran rasional


Readmore »

Kamis, 11 Maret 2010

Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Untuk mendapatkan kecerdasan emosional yang tinggi, tidak cukup hanya dengan duduk di bangku sekolah. Memperkenalkan yang bersangkutan sedemikian rupa pada situasi dan kondisi “belantara” ganas-terjalnya ataupun ramah-kerasnya kehidupan yang sesungguhnya, akan memberikan bekal dan gambaran yang nyata tentang medan yang harus dihadapinya itu, sehingga pengalaman emosionalnya bertambah atau meningkat.

Seperti halnya Gatotkaca, agar menjadi ksatria yang pilih tanding dan mempunyai otot kawat balung wesi, maka sejak bayi ia sudah harus digodok di kawah Candradimuka yang membara. Demikian pula Songtsen Gampo, pemimpin Tibet abad ketujuh yang berhasil membangun negeri kecil yang terpencil menjadi sebuah kekaisaran yang wilayahnya berkembang menjadi hampir dua kali ukuran Cina sekarang; sejak kecil ia telah ditempa dengan penderitaan hebat yang bertubi-tubi. Bahkan ketika usianya dua belas tahun, ayahnya diracun sampai mati oleh seterunya, dan sang ibu dibunuh di depan matanya sendiri.

Namun kemudian Songtsen Gampo bangkit menuju kejayaan malalui gaya kepemimpinan langka yang memadukan pikiran dan hati, kekuatan dan kasih sayang, serta kebijaksanaan yang begitu tinggi. Ia membangun kemaharajaan yang belum pernah tertandingi oleh Caesar, Atilla, maupun Alexandre, baik dalam ukuran, cakupan, maupun pengaruh. Sayangnya, belum begitu banyak yang diketahui oleh orang luar tentang sejarah hidupnya itu, sampai pada suatu ketika para peneliti dari Barat menemukan sebuah gudang rahasia berisi dokumen-dokumen selama tujuh abad yang terkubur di balik pasir gurun Asia Tengah.

Begitu juga salah seorang mantan presiden RI yang paling lama berkuasa, tak pernah sepi dari tantangan dan gemblengan. Terlepas dari kontroversi yang kemudian melingkupinya, ia telah membuktikan –pada masa jayanya—menjadi orang hebat yang disegani dan dihormati rakyatnya.

Demikianlah Songtsen Gampo, serta banyak tokoh dengan reputasi luar biasa lainnya, telah mengajarkan kepada kita akan arti belajar dengan kerasnya gemblengan. Atau kalau boleh disederhanakan, belajar dengan penderitaan dan kepahitan.

Namun demikian, ini bukan berarti bahwa untuk menjadi orang yang “pilih tanding”, otot kawat balung wesi, dan selalu “menang” dalam kancah kehidupan ini, seseorang musti berpayah-payah ria “menantang” penderitaan dan mengharapkan kemalangan yang bertubi-tubi. Bukan itu maksudnya. Jadi, penderitaan tak usah “ditantang”, kemalangan tak usah diharapkan; tetapi manakala mendapatkannya tidaklah usah berkeluh kesah berkepanjangan dan merasa bahwa hidup ini seperti pupus karenanya. Berilah kesan positif, dan tetap berprasangka baik kepada Tuhan. Percayalah, Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang.

Benarlah apa yang dikatakan oleh Napoleon Hill (1994), bahwa kemalangan adalah obat kuat, bukannya batu sandungan. Setiap kemalangan membawa benih yang memiliki manfaat setara atau lebih besar. Sangat sedikit orang yang langsung berhasil tanpa mengalami masa-masa kegagalan sementara dan keputusasaan. Namun jika Anda menguasai batin Anda, demikian kata pengarang yang pernah menjadi penasehat tiga orang presiden Amerika Serikat (William Howard Taft, Woodrow Wilson, dan Franklin D Rosevelt) ini, tidak akan ada pukulan yang dapat menjatuhkan Anda. Anda boleh saja mengambil jalan memutar di jalan yang tidak rata, tetapi Anda selalu dapat menemukan jalan Anda kembali ke jalan beraspal.

Dikatakan pula, pikiran yanga sadar akan keberhasilan berfungsi dengan cepat dan efektif. Segera setelah seseorang mengisi pikirannya dengan kesadaran akan keberhasilan yang diarahkannya sendiri, ia akan mencapai suatu tingkat efisiensi pikiran yang tidak bergantung pada pendidikan formal. Setelah melihat sasaran yang diajukan, maka seseorang akan dapat menemukan cara-cara untuk memperoleh apa yang diinginkannya secara menakjubkan.

Mengutip pendapat seorang sarjana terkemuka, mantan Presiden BJ Habibie pernah mengatakan, bahwa jika manusia dengan teknologi komputer sekarang mau membuat otak manusia maka diperlukan komputer yang sebesar bola dunia ini. Betapa dahsyatnya kehebatan otak manusia, karunia Tuhan yang diberikan kepada hambaNya yang ditunjuk untuk menjadi khalifah di muka bumi ini.

Menurut hasil penyelidikan dari suatu institut yang khusus menyelidiki otak manusia, terbukti bahwa sesungguhnya kemampuan otak manusia itu sangat hebat. Sayangnya, kebanyakan orang hanya menggunakan 5% saja dari kemampuannya. Bahkan belakangan prakiraan para ilmuwan tersebut telah diperbaiki: rata-rata, seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10.000 dari potensi kecerdasannya selama hidupnya.

Sebelum prakiraan itu diperbaiki, dinyatakan bahwa apabila ada orang yang biasa menggunakan 50% saja dari kemampuan otaknya atau kemampuan berpikirnya, maka gambaran kepintaran orang tersebut dilukiskan seperti: bisa menguasai 40 bahasa dengan mudah, hapal satu set ensiklopedi yang tebal-tebal lembar demi lembar dan bisa sekaligus meraih 12 titel kesarjanaan. Begitulah! Kemudian bukti neurologis terakhir menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi. Dengan demikian penggabungan secara sinergis dan optimal kedua hal itu tentunya akan meningkatkan kemampuan yang lebih tinggi lagi.

Dari potensi yang dimiliki manusia tersebut, antara yang satu dengan yang lain berbeda dalam memanfaatkannya. Karenanya tak heranlah jika tiap diri berbeda dengan yang lainnya. Masing-masing mempunyai keunikannya snediri-sendiri.

Sebagai gambaran, ambillah contoh Thomas Alfa Edison yang jenius dan ulet itu; kiranya ia lebih besar dalam memanfaatkan potensi kecerdasan yang dikaruniakan Tuhan, dibanding si Suta petani bekikuk yang tahunya hanya urusan tanam padi. Dengan kecerdasan yang dimiliknya Edison dapat bersikap arif dengan merasa bahwa seribu kegagalan dalam percobaannya menemukan lampu elektrik, dirasakannya sebagai seribu cara menemukan alat penerang yang spektakuler itu. Sementara si Suta yang gagal panen karena bencana kekeringan, buru-buru menyalahkan penguasa yang katanya tidak becus mengurusi rakyatnya. Lebih udik lagi, kalau ia malah menyalahkan Tuhan dan menganggap Tuhan tidak sayang pada hamba-Nya. Masya Allah.

Tentu saja si Suta hanya perkecualian, sebab para petani pada umumnya justru hidup tenang penuh kedamaian serta cenderung nrimo ing pandum. Bahkan karena begitu nrimonya, tidak sedikit yang hanya pasrah mengenai rejekinya; ana dina ana upa (ada hari ada nasi), katanya.

Begitulah manusia memang makhluk yang unik. Meskipun sama-sama dibekali kelengkapan kepala dan hati (pikiran dan perasaan), serta seperangkat kemampuan lainnya, namun tidak ada yang sama persis. Karena itulah ketika ada dua orang atau lebih yang membentuk atau masuk ke dalam sebuah organisasi, akan muncullah keunikan-keunikan yang lebih kompleks lagi. Agar tujuan dapat tercapai dengn baik, maka keunikan-keunikan tersebut harus dikelola secara apik dan unik pula.

Dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan, adalah mustakhil dapat tercapai seketika; melainkan perlu tahap demi tahap. Ironisnya masalah yang tidak jarang terjadi, para pengambil keputusan “tidak cukup nyali” untuk berubah dari keadaanya yang sekarang menuju tahap selanjutnya. Kalau demikian lantas bagaimana mungkin tujuan akan dapat diraih? Seperti seseorang yang mau melangkahkan kakinya menuju rumah pujaan hatinya, misalnya, tetapi ia takut ke luar rumah, takut di jalan sebab jangan-jangan di jalan banyak pengebut, banyak penjahat, ah pokoknya banyak hal-hal yang menakutkannya. Maka dijamin ia tidak akan pernah sampai di mana-mana.





Readmore »

Emosi dan Kecerdasan Emosional

Emosi mempunyai energi yang sangat besar. Berlawanan dangan kebanyakan pemikiran konvensional yang selama ini dipercayai, pada kenyataannya emosi itu bukanlah sesuatu yang bersifat positif atau negatif, tetapi sesungguhnyalah ia adalah sumber energi, autentisitas, dan semangat manusia yang paling kuat, dan dapat memberikan kepada kita sumber kebijakan intuitif yang sangat berguna. Para ahli meyakini, bahwa perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat. Umpan balik inilah –dari hati, bukan dari kepala—yang menyalakan kreativitas, membuat kita jujur terhadap diri sendiri, menjalin hubungan yang saling mempercayai, memberikan panduan murni bagi hidup dan karir, menuntut kita ke kemungkinan tak terduga, bahkan bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran.

Itulah kekuatan emosi. Tetapi sejauh ini kita membicarakan emosi, tampaknya tidak sedikit orang yang dibuat bingung oleh istilah tersebut; apa sebenarnya emosi itu? Ternyata istilah ini tidak hanya membingungkan sebagian Pembaca saja; para ahli psikologi maupun ahli filsafat juga masih memperdebatkan makna yang tepat dari istilah itu.

Secara harfiah, Oxford English Dictionary mendefinisikan emosi sebagai “setiap kegiatan atau pergolakan pikiran, perasaan, nafsu; setiap keadaan mental yang hebat atau meluap-luap”. Sedangkan Daniel Goleman, menganggap emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran-pikiran khasnya, suatu keadaan biologis dan psikologis, dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Menurutnya, ada ratusan emosi, bersama dengan campuran, variasi, mutasi, dan nuansanya. Sungguh, terdapat lebih banyak penghalusan emosi daripada kata yang kita miliki untuk itu.

Sebagaimana diungkap oleh Daniel Goleman (1995), para peneliti terus berdebat tentang emosi mana yang benar-benar dapat dianggap sebagai emosi primer –biru, merah, dan kuningnya setiap campuran perasaan—atau bahkan mempertanyakan apakah memang ada emosi primer semacam itu. Sejumlah teoritikus mengelompokkan emosi dalam golongan besar, meskipun tidak semua sepakat tentang golongan itu. Calon-calon utama dan beberapa anggota golongan tersebut adalah:

  • Amarah: beringas, mengamuk, benci, marah besar, jengkel, kesal hati, terganggu, rasa pahit, berang, tersinggung, bermusuhan, dan barangkali yang paling hebat, tindak kekerasan dan kebencian patologis.
  • Kesedihan: pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, kesepian, ditolak, putus asa, dan kalau menjadi patologis, depresei berat.
  • Rasa takut: cemas, takut, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, kecut; sebagai patologis, fobia dan panik.
  • Kenikmatan: bahagia, gembira, ringan, puas, riang, senang, terhibur, bangga, kenikmatan indrawi, takjub, rasa terpesona, kegirangan luar biasa, senang, senang sekali, dan batas ujungnya mania.
  • Cinta: penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, kasmaran, kasih.
  • Terkejut: terkejut, terkesiap, takjub, terpana
  • Jengkel: hina, jijik, muak, mual, benci, tidak suka, mau muntah.
  • Malu: rasa salah, malu hati, kesal hati, sesal, hina, aib, dan hati hancur lebur.

Meskipun sudah didaftar dengan begitu njlimet dan teliti, namun ternyata daftar tersebut belum bisa menyelesaikan setiap pertanyaan bagaimana menge-lompokkan emosi. Satu contoh, bagaimana tentang perasaan yang bercampur aduk seperti iri hati, variasi dari marah yang juga mengandung unsur sedih dan takut? Juga tentang bagaimana nilai-nilai klasik seperti pengharapan dan kepercayaan, keberanian dan mudah memaafkan, kepastian dan ketenangan hati? Belum lagi beberapa masalah yang menyangkut cacat “bawaan”, seperti perasaan ragu-ragu, puas diri, malas, lamban, atau mudah bosan? Rupanya belum ada jawaban yang jelas; sehingga perdebatan ilmiah tentang bagaimana menggolong-golongkan emopsi pun terus berjalan.



Readmore »

Kamis, 18 Februari 2010

Menulis Surat Lamaran Kerja yang Efektif

Apa yang ditulis
Anita dalam alinea ketiganya: "besar harapan saya untuk dapat diterima
bekerja...." adalah salah satu contoh harapan yang kurang pas, konyol.

Di ruang konsultasi, Anita tampak lesu dan tak bersemangat. Gadis 25
tahun yang telah menyandang gelar SE dari PTS favorit di Yogya itu
mengeluh. Hampir 30 buah surat lamaran kerja telah ia layangkan ke pelbagai
perusahaan dan kantorkantor. Namun, tak satupun yang memberi kabar
balik. Boro-boro dipanggil, untuk tes ini lah itu lah. Surat pemberitahuan
penolakan pun tak pernah ia terima. Jengkel, dongkol dan akhirnya sering
uring-uringan terhadap dirinya sendiri.

Ia menyodorkan satu berkas surat lama-ran kerja yang baru saja
dibuatnya dan akan dikirimkan ke sebuah bank swasta di Jakarta. Tampaknya ia
menjadi tidak yakin setelah mengalami kegagalan demi kegagalan. Berkas
saya terima dan langsung saya ambil lembar pertama. Surat lamaran kerja.
Saya amati dan baca dengan teliti. Saking penasaran melihat saya
tersenyum ketika membaca, ia bertanya, apanya yang salah? Format, isi, gaya
bahasa atau cara penulisannya? Saya tidak menjawab. Justru berondongan
pertanyaan tersebut membuat saya membaca ulang lebih teliti.
Di kertas bagian kanan atas, ia menuliskan 3 baris alamat rumahnya
secara lengkap dengan ukuran font yang lebih kecil dari yang lainnya. Lalu,
tanggal pembuatan surat ia tulis 2 spasi di bawah alamat tersebut.
Di sebelah kiri, sejajar dengan tulisan tanggal, ia menulis alamat
tujuan secara lengkap dan benar. Ungkapan salam, tertulis 3 spasi di bawah
alamat tujuan. Kemudian di bawah ungkapan salam, ia tuliskan isi surat
yang terbagi atas 3 alinea kecil.

Alinea pertama berisi pernyataan bahwa yang bertanda tangan di bawah
ini saya, nama, alamat, dan lain sebagainya. Alinea kedua berisi
pernyataan maksud dan tujuan. Dan terakhir, alinea ketiga berisi harapan yang
terungkap dengan kata-kata: "besar harapan kami untuk dapat diterima
bekerja di bank yang bapak pimpin ini.... `
dan seterusnya sampai kalimat penutup yang berbunyi "Sekian terima
kasih atas perhatiannya."
Di sebelah kiri bawah isi 3 alinea tadi, ia menuliskan salam penutup.
Tanda tangan dan nama terang tertulis di bawah salam penutup.

Sekilas, surat lamaran kerja Anita tampak sempurna. Kertas putih
bersih. Penulisan rapi, tanpa ada salah ketik. Bahasa standar dan formal. Isi
singkat, padat tidak bertele-tele. Format atau tata letak baik dan
benar. Tampaknya ia memilih full block style, gaya Amerika yang memang
sedang ngetrend di-dunia korespondensi perkantoran atau perusahaan saat
ini. Namun, apabila diamati, isi surat yang terdiri 3 alinea tersebut
Anita terkesan old fashioned, tidak konsisten, tidak memiliki sesuatu yang
diharapkan oleh perusahaan, dan kurang paham tentang proses rekrutmen
pegawai. Wajar, konsekuensi dari peran sebuah surat. Representasi self
expression atau cerminan diri. Mari kita simak satu persatu kelemahan
isi surat Anita yang akhirnya merugikan dirinya sendiri.

Pada alinea pertama, tulisan "saya yang bertanda tangan di bawah ini,
nama, alamat, dan lain sebagainya" saat ini sudah tidak pernah dipakai
lagi pada surat lamaran kerja. Ungkapan tersebut mulai ditinggalkan
sekitar 1980-an sejak penulisan Dutch Style tergeser oleh American Style.
Di sinilah, Anita terkesan old fashioned, ketinggalan zaman. Jika
konsisten dengan pilihan penulisan gaya Amerika, mustinya pada alinea pertama
ia langsung menuliskan maksud dan tujuan. Bisa didahului dengan kalimat
pembuka, misalnya: "Saya mengetahui lewat iklan yang dimuat pada harian
ABC tanggal 1 Desember 2005, bahwa bank yang bapak pimpin saat ini
sedang membutuhkan karyawan barn untuk posisi customer service. Saya sangat
tertarik. Oleh karenanya dengan ini perkenankanlah saya melamar posisi
jabatan yang bapak tawarkan tersebut...."

Alinea kedua adalah tempat yang tepat untuk ekspresi promosi diri.
Semua pengetahuan dan ketrampilan, balk yang diperoleh lewat pendidikan,
pelatihan atau bahkan bersifat otodidak sangat perlu diungkapkan. Tulis
pula pengalaman-pengalaman yang menunjang serta karakteristik pribadi
yang menonjol sesuai dengan sarat-sarat seorang customer service. Bagian
inilah biasanya yang menjadi fokus perhatian utama bagi selektor. Oleh
sebab itu bagi pelamar kerja, bagian ini harus dianggap sebagai ajang
promosi diri.

Alinea ketiga memang biasanya berisi pernyataan harapan. Perlu
dihindari pernyataan harapan yang bersifat konyol dan memaksa. Terkesan
seolah-olah tidak tahu tentang proses rekrutmen pegawai, Apa yang ditulis
Anita dalam alinea ketiganya: "besar harapan saya untuk dapat diterima
bekerja...." adalah salah satu contoh harapan yang kurang pas, konyol.
Bukankah sebelum diterima menjadi karyawan, pelamar harus lebih dahulu
melakukan serangkaian tahapan kegiatan termasuk salah satunya mengikuti
serangkaian tes rekrutmen? Maka harapan tersebut akan lebih tepat dan
benar jika diungkapkan antara lain demikian: "besar harapan saya untuk
dapat diikutsertakan dalam tes-tes rekrutmen yang ada bersama dengan
kandidat-kandidat yang lain...."

Ungkapan ini rasanya terkesan lebih elegan dan menyiratkan bahwa
penulis paham terhadap apa yang dihadapinya. Itulah surat lamaran kerja yang
efektif, dengan 3 alinea yang merupakan isi mustinya mampu menjabarkan
fungsi dari sebuah surat lamaran kerja, memohon dan sekaligus
memproklamirkan diri slap untuk berkarya.


Semoga bermanfaat.
Readmore »

Selasa, 16 Februari 2010

Solid Team Work

"A team based environment demands that you make responsible decisions; it requires you to take charge of your career. It requires you to develop excellent interpersonal skills because you have to interact at a much different level with your team members. No longer is it just you and your job!" Catherine Pulsifer

Pepatah yang mengatakan, ringan sama - sama dijinjing dan berat sama - sama dipikul adalah mereflesikan suatu Team Work yang solid. Selain beban akan semakin ringan, hasil yang dicapai juga akan semakin optimal. Peranan Team Work sangat besar kontribusinya bagi tercapainya target / goal dari suatu organisasi. Dalam suatu organisasi tanpa adanya Team Work yang tangguh, selain terbuka peluang menuju kegagalan, hasilnya pun tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. "Great achievement is usually born of great sacrifice, and is never the result of selfishness" Napoleon Hill. Untuk membangun Team Work yang tangguh maka :

  1. VISI DAN MISI. Semua orang yang terlibat dalam Team Work harus benar - benar memahami dan mengerti dengan baik Visi dan Misi organisasi. Jika kondisi ini telah terpenuhi, selain akan menghilangkan sikap curiga / tidak percaya maka tujuan yang ingin dicapai akan semakain mudah direalisasikan karena semuanya telah terfokuskan / terkonsentrasikan dengan baik pada target / goal yang ingin dicapai. "If you chase two rabbits, both will escape" Chinese Proverb.
  2. SALING PERCAYA. Siapapun yang terlibat dalam suatu Team Work, harus mau membuka diri / transparan. Yang namanya rahasia, sedini mungkin disirnakan. Setiap permasalahan yang timbul, setiap orang dalam Team Work akan berusaha seoptimal mungkin memberikan solusi pemecahan. Jika senang akan sama - sama dinikmati dan begitu juga sebaliknya, jika susah akan sama - sama dipikul. "We make a living by what we get, we make a life by what we give" Winston Churchill.
  3. KESATUAN. Selalu tekankan dalam Team Work bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ibarat sapu lidi. Jika bersatu akan memberikan manfaat tetapi jika dipisahkan, manfaatnya akan sirna. Ketika ada yang sakit maka spontanitas semua yang terlibat dalam Team Work juga akan merasakannya dan berusaha menyembuhkannya."If anything goes bad, I did it. If anything goes semi - good, we did it. If anything goes real good, then you did it. That's all it takes to get people to win football games for you"Paul "Bear" Bryant
  4. SALING MENGHORMATI. Dikarenakan Team Work adalah satu kesatuan yang tidak terpisah maka setiap orang yang berada dalam Team Work memiliki fungsi dan peranan yang sangat vital dan penting. Tidak ada satu hal pun yang logis dikatakan bahwa si A, B atau C lebih penting / vital peranannya jika dibandingkan dengan si D, E atau F. Didasarkan oleh kondisi ini maka siapapun yang terlibat dalam Team Work harus saling menghormati dan menghargai. "Coming together is a beginning, staying together is progress, and working together is success" Henry Ford

5. POSITIVE THINKING. Ini adalah salah satu hal fundamental yang harus dimiliki dalam Team Work, yang menilai / menvonis baik tidaknya diri seseorang adalah didasarkan oleh apa yang dia kontribusikan dan bukan semata - mata hanya oleh penampilan luar. "A positive attitude brings strength, energy and initiative" Remez Sasson

6. KERJASAMA. Karena ini adalah untuk kepentingan bersama maka sudah seyogianya bentuk dari kerjasama yang diberikan adalah kerjasama yang tulus dan ikhlas serta tanpa adanya niat - niat terselubung. "A successful team beats with one heart" Unknown

7. RELA BERKORBAN. Makna dari rela berkorban adalah selain korban dalam bentuk materi tetapi juga waktu dan perasaan. Wujud nyata dari rela berkorban ini juga harus tulus dan ikhlas serta tanpa pamrih adanya. Motivasi utama dari perbuatan mulia ini adalah demi kesuksesan bersama dalam suatu team Work. "Individuals play the game, but teams beat the odds" SEAL Team saying.
  1. TANTANGAN DAN RINTANGAN. Kembali, apapun tantangan dan rintangan yang timbul, semuanya akans selalu bersatu padu dalam menanganinya. Tidak seorangpun akan dibiarkan menderita / bahagia sendirian. Semuanya akan selalu dirasakan bersama - sama. "If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn't jump with them, I'd be at the bottom to catch them. Everyone hears what you say. Friends listen to what you say. Best friends listen to what you don't say" Tim McGraw
Dengan dimilikinya Team Work yang tangguh maka apapun yang telah direncanakan akan semakin mudah direalisasikan. "There are three ways to get something done: do it yourself, employ someone, or forbid your children to do it"



Readmore »

Bagaimana Meraih Target Kita

Sebagai seorang yang bergerak di bidang pemasaran kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya target. Target yang biasanya diberikan oleh pimpinan kepada kita dimana mau tidak mau kita harus bisa memenuhinya,

Saya mulai serius menekuni bidang ini ketika “terpaksa”, dikondisikan saya diminta bantuan oleh Boss saya untuk memajukan usahanya sedangkan saya boleh dibilang buta dalam hal ini karena basic saya adalah administrasi dan keuangan.

Dari nasehat-nasehat yang saya terima, dari membaca buku dan artikel (yang saya sempat-sempatkan membacanya) dan dari pengalaman dilapangan ada beberapa cara untuk mencapai target yang ditetapkan.

  1. Selalu menambah pengetahuan kita dari sisi manapun akan produk yang kita tawarkan sehingga kita bisa memberi pengertian kepada konsumen, apa keunggulan produk yang kita tawarkan dengan produk lain yang sejenis.
  2. Tidak bosan belajar dari siapa saja agar bisa maju.
  3. Selalu melebihkan target yang diberikan kepada kita. Semisal kita diberi target menjual 100 barang dalam sebulan maka kita harus mencatat bahwa target lebih dari 100. Tapi ingat untuk awal-awal jangan terlalu tinggi dalam melebihkannya, yang rasional saja semisal menjadi 110 barang.
  4. Selalu catat dan pantau perkembangan penjualan yang terjadi dari hari kehari, minggu ke minggu. Sehingga bila ada hambatan bisa cepat ditanggulangi.
  5. Memantau dan memotivasi pasar yang sudah ada agar selalu berkembang.
  6. Selalu mencari peluang pasar baru, ingat jangan hanya mengandalkan satu dua sumber pendapatan, dapatkan sebanyak-banyaknya.
  7. Selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan kita siapapun dia, mulai dari konsumen langsung, agen sampai distributor.
  8. Perhatikan bulan-bulan “paceklik” bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasinya.
  9. Jaga kejujuran kita, kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan.
  10. Jangan lupa untuk selalu beribadah dan berdoa serta beramal.

Demikian pengalaman saya yang masih dalam taraf belajar dan benar-benar masih hijau dan bau kencur di rimba pemasaran ini, semoga bermanfaat.

Salam Sukses Buat Anda



Readmore »

Capai Target Penjualan Dengan Mudah

Proses penjualan terjadi karena beberapa hal, bisa dari penawaran,promosi, dan lain-lain, apa saja yang dapat kita lakukan dalam melakukan proses menuju ke penjualan, serta kadang kita suka lupa melakukan atau menjalankannya :

  1. Canvassing sebuah proses menawarkan produk atau jasa anda serta Melakukan kunjungan ke pelanggan baik yang sudah di kenal maupun tidak di kenal berdasarkan atas route yang telah ditetapkan. Bisa juga dengan menyebarkan Flyer, semakin banyak kita menyebarkan dan juga target yang tepat , semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
  2. Menerima Tamu ( Walk In ) di kantor, dengan cara datang lebih pagi karena beberapa kantor menerapkan giliran mendapatkan calon konsumen berdasarkan kehadiran kita. Dan biasanya jika ada tamu yang dating ke kantor kita biasanya sudah 75 % minat untuk membeli. semakin banyak kita menerima tamu, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
  3. Menerima panggilan telepon ( Call In) , hampir sama dengan call in Cuma bedanya ini hanya bentuk panggilan telepon, yang berasal dari informasi di iklan,Flyer,Televisi dll. semakin banyak kita menerima telpon, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
  4. Referensi marketing lain, kadang kita dapat melakukan penjualan dari teman-teman marketing dari bidang lain, misalnya Asuransi,Bank, Restorant,Travel Agent,Golf, Hotel dll. Semakin banyak kita menjalin hubungan dengan marketing-marketing lain membuat jaringan kita semakin luas dan mendapatkan banyak peluang.
  5. Database lama. Kadang ada juga klien-klien lama kita yang beberapa bulan lalu ditawarkan belum berminat, mungkin sekarang ditawarkan lagi menjadi berminat dan kembali membeli product dari anda. semakin banyak kita menelpon/menfollow up orang yang tepat, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
  6. Program Buyer Get Buyer. Biasakan bila kita telah menjual product kita, lalu kita menawarkan mungkin teman,keluarganya mau membeli product/jasa kita .
  7. Keluarga kita sendiri, siapa tau ada keluarga kita juga tertarik menggunakan product dan jasa kita, atau mungkin bisa dari teman keluarga kita
  8. Internet. Manfaatkan teknologi sebagai bagian dari penawaran product-product kita contohnya seperti Milis yahoo, Friendster, facebook dan lain-lain.

Kita diberikan waktu 24 jam, bagaimana kita bisa memaksimalkan waktu yang ada dan mencapai kapasitas maksimal. Karena setiap orang pasti sukses, apabila menginginkan dan memperjuangkannya

Demikian hal-hal yang membuat proses penjualan menjadi lebih banyak, dan target pun pasti tercapai, anda pun bahagia. Sukses untuk Anda



Readmore »

Wira Makmur Computer (Mar 2010)

Wira Makmur Computer

3. Wira Makmur Computer,

Perusahaan yg bergerak dalam bidang Jasa Komputer & Aksesories seperti CPU Branded, Rakitan, Notebook, Tinta & Toner, dsbnya.

Alamat :
ITC Fatmawati Lt.1 No 190-191
Jakarta Selatan-12140

Lowongan untuk :
A.. Sales/Marketing
B. Teknisi Komputer
C. Teknisi Refill Toner

Lokasi Kerja di : Jakarta Selatan

Persyaratan :

A. Sales / Marketing dengan syarat sbb
1. Min Lulusan SMU
2. Usia antara 20-30 tahun
3. Memiliki pengalaman sales / marketing 1 tahun
4. Diutamakan yg bisa bhs inggris min pasif

B. Teknisi Komputer dengan syarat sbb
1. Pria Min Lulusan SLTP
2. Usia antara 20-30 tahun
3. Memiliki pengalaman Troubleshooting PC, Setting LAN
4. Memiliki Kendaraan Bermotor

C. Tenaga Refill Toner dengan syarat sbb
1. Pria Min Lulusan SLTP
2. Usia antara 20-30 tahun
3. Memiliki pengalaman di bidangnya min 1 tahun

Alamat Surat, dsb :
Yg berminat, Kirimkan CV ke :
ITC Fatmawati Lt.1 No 190-191
Jakarta Selatan - 12140
atau email : wmpkarir@yahoo.com

Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).
Tgl. Penutupan : 15 Mar 2010
Readmore »

PT. Buana MS (Apr 2010)

PT. Buana MS

2. PT. Buana MS

Perusahaan yang sedang berkembang, bergerak dibidang Retail Fashion dan Garment berskala Nasional memberikan imbalan gaji dan fasilitas (Personal incentives dan Bonus) yang menarik bagi tenaga-tenaga professional muda yang energik, dinamis dan menyukai tantangan
Jl. Ciledug Raya No. 234 A Keb. Lama Jak-Sel
Telp. (021) 7253286

Lowongan untuk : Staf Pelayanan Lapangan

Lokasi Kerja di : Jakarta

Persyaratan :
1. TB 170 (p) 160 (w)
2. Tidak bertindik dan bertato
3. Usia max 25 th

Alamat Surat, dsb : Kirimkan lamaran dan CV lengkap via POS atau email ke :
PoBox 7022 JKS
buanams.hrd@gmail.com

Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).
Tgl. Penutupan : 12 Apr 2010

Readmore »

PT. IT Service Center Jakarta (Mar 2010)

PT. IT Service Center Jakarta

1. PT. IT Service Center Jakarta

Perusahaan bidang Service Center perlengkapan IT
Kantor Pusat :
Pluit Selatan Raya Blok S no 2
Jakarta - 14440

Lowongan untuk : Teknisi Komponen Komputer
Lokasi Kerja di : JAKARTA
Persyaratan : Pengalaman sebagai teknisi minimal 1 tahun.

Dapat memperbaiki kerusakan komponen pada

a.Monitor CRT, LCD,
b.Mainboard PC, Notebook, Printer
Alamat Surat, dsb : Kirim surat lamaran dan Daftar Riwayat Hidup ke email :
ricky@itservice.co.id
Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).
Tgl. Penutupan : 14 Mar 2010

Readmore »

BII Sales Center (Apr 2010)

BII Sales Center

D. Lowongan untuk :

Marketing Kartu Kredit, untuk Pameran di Mall-Mall di Jakarta dan Direct Sales
Lokasi Kerja di : Jakarta

Persyaratan :
PRIA
1. 10 orang
2. Usia Min. 20 th
3. Pendidikan min. SMA ( kuliah / skripsi : welcome )
4.. Fresh / Pengalaman

WANITA
1. 20 orang
2. Usia Min. 19 th
3.. Pendidikan min. SMA ( kuliah / skripsi : welcome )
4. Fresh / Pengalaman
5. Menarik ( untuk Pameran )

Fasilitas :
GaPok / Allowance , Insentif, THR, Tunj. Kesehatan, Bonus Pameran
Jenjang Karir

Alamat Surat, dsb :

Walk In Interview :

BII Sales Center
Mall Ambasador Lt. 2
jam : 10.00 - 16.00
Bertemu : Bpk. ANDRY
contact : 021-37133171 / 081574068858

Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).
Tgl. Penutupan : 8 Apr 2010

Readmore »

antonylala@yahoo.com (Apr 2010)

by : antonylala@yahoo.com

C. Lowongan untuk :

1. Sales Manager[SM] ( 1 lowongan - Bekasi )
2. Sales Admin [SA] ( 1 lowongan - Bekasi )
3. Sales Executive [SE] ( 5 lowongan – Bekasi )
4. Collector [CE] ( 1 lowongan -- Bekasi )

Lokasi Kerja di : Bekasi, Kranji

persyaratan :

Sales Manager [SM]

* Pendidikan Min. D3/S1 dengan IP minimum 2.8
* Pengalaman min. 1 tahun
* Pria
* Memiliki semangat juang yang tinggi dan mampu mensupervisi

Sales Admin [SA]
( 1 lowongan - Bekasi )
* Pendidikan min. SLTA
* Pengalaman min. 1 tahun
* Mampu mengoperasikan computer
* Memahami pengetahuan dasar seputar penjual

Sales Executive [SE]
( 5 lowongan – Bekasi)
* Pendidikan Min. SLTA
* Pengalaman min 1thn
* Pria, maksimal 35 tahun.
* Memiliki kendaraan motor dan SIM C

Collector [CO]
* Pendidikan Min. SLTA
* Pengalaman min 1thn
* Pria
* Memiliki kendaraan motor dan SIM C
* Memahami area Jakarta dan sekitarnya

Alamat Surat, dsb :

Contact Person : Antony Wijaya

Kirimkan lamaran via email ke antonylala@yahoo.com
atau hubungi di 8843784 , 88951871

Cantumkan dalam surat lamaran, anda mengetahui informasi lowongan ini tanggal berapa dan dari mana (dari website apa atau koran apa atau yang lainnya).
Tgl. Penutupan : 9 Apr 2010
Readmore »

dari Kami.. untuk Anda...

Mau menerima posting terbaru dari kami langsung ke Email Anda? Silakan masukkan Email Anda :

Jangan lupa periksa inbox Email Anda secara bekala . . .

ceritakan di Facebook


free counters

 
Blog ini dibuat untuk keperluan penyampaian Informasi kepada Alumni SMK Negeri 1 Gombong